Pages

Sabtu, 03 Maret 2012

Persiapan sebelum berkendara supaya aman



Jangan sampai kita berkendaraan dengan tergesa-gesa hanya karena ingin mengejar waktu, aturlah dengan baik perkiraan waktu pada saat ingin berangkat ke tujuan. Lebih banyak waktu luang akan lebih baik, karena dengan waktu luang yang banyak kita dapat mengendarai sepeda motor dengan kecepatan santai.

Sesuaikanlah kecepatan sepeda motor dengan jalan yang dilalui, jika jalan yang kita lewati adalah jalan perkampungan atau padat penduduknya sebaiknya jangan lebih dari 30 KM/jam. Jika jalan yang dilewati adalah jalan sepi/trans provinsi/hutan sebaiknya jangan terlalu ngebut untuk antisipasi jika ada binatang liar yang mendadak menyeberang jalan ataupun jika terdapat jalan rusak, sebaiknya aturlah kecepatan rata-rata maksimal 60 KM/jam atau batas kecepatan yang dapat membuat kita mudah untuk mengendalikan sepeda motor.
Pada saat di jalan, aturlah dengan baik jarak sepeda motor dengan kendaraan lain yang di depan, belakang dan samping. Jarak ideal antara kendaraan kita dengan kendaraan yang ada di depan kita adalah 10% dari kecepatan kendaraan. Selain itu, waspadai juga posisi "bilnd spot".

Konsentrasi sangatlah penting, hindari berkendara sambil ngobrol dengan teman ketika berboncengan atau sambil merokok, apalagi sambil makan, hahaha :D
Jangan sampai saat berkendara kita masih dalam keadaan mengantuk, jika mengantuk beristirahatlah sejenak di rumah sebelum berangkat atau singgah di Mesjid atau di warung ketika dalam perjalanan.
Hindari menggunakan handphone ketika berkendara di jalan, hal ini sangat beresiko karena sangat mengganggu konsentrasi.
Saya sering melihat para cewek alay di jalan berkendara sambil asyik Blackberry-an, ini harus dihindari.

Gunakanlah lampu sign pada saat kita ingin berbelok atau menyelip kendaraan lain. Jarak antara ketika kita menggunakan lampu sign dengan tujuan singgah sebaiknya adalah 10-15 meter sesuai dengan keadaan kendaraan lain yang ada di belakang kita.

Patuhilah peraturan lalu lintas termasuk marka jalan, yang lebih parah lagi jangan sampai kita menerobos lampu lalu lintas pada saat lampu berwarna merah. Jika ingin menyelip kendaraan lain, seliplah melalui arah kanan, gunakan lampu sign kalau perlu.

Bawalah minimal air mineral dan roti-rotian pada saat kita berkendaraan untuk antisipasi jika kita haus dan warung-warung di pinggir jalan saat itu sedang tutup, terutama untuk perjalanan jauh.

Saya sarankan agar membawa obat tetes mata untuk antisipasi jika mata merah karena iritasi oleh debu, minyak angin untuk antisipasi jika masuk angin, obat lelah (contoh ultr*cap) untuk antisipasi jika kelelahan/mengantuk, obat bakar, obat luka dan obat yang diperlukan lainnya.

Bersyukurlah kepada Tuhan karena Anda telah selamat sampai tujuan :)

keterampilan berkendara tidak hanya keterampilan menyelip dan ngebut, tetapi yang lebih penting lagi adalah keterampilan kita berkendara hingga SELAMAT sampai tujuan.