Jangan sampai kita berkendaraan
dengan tergesa-gesa hanya karena ingin mengejar waktu, aturlah dengan baik
perkiraan waktu pada saat ingin berangkat ke tujuan. Lebih banyak waktu luang
akan lebih baik, karena dengan waktu luang yang banyak kita dapat mengendarai
sepeda motor dengan kecepatan santai.
Sesuaikanlah kecepatan sepeda motor
dengan jalan yang dilalui, jika jalan yang kita lewati adalah jalan
perkampungan atau padat penduduknya sebaiknya jangan lebih dari 30 KM/jam. Jika
jalan yang dilewati adalah jalan sepi/trans provinsi/hutan sebaiknya jangan
terlalu ngebut untuk antisipasi jika ada binatang liar yang mendadak menyeberang
jalan ataupun jika terdapat jalan rusak, sebaiknya aturlah kecepatan rata-rata
maksimal 60 KM/jam atau batas kecepatan yang dapat membuat kita mudah untuk
mengendalikan sepeda motor.
Pada saat di jalan, aturlah dengan
baik jarak sepeda motor dengan kendaraan lain yang di depan, belakang dan
samping. Jarak ideal antara kendaraan kita dengan kendaraan yang ada di depan
kita adalah 10% dari kecepatan kendaraan. Selain itu, waspadai juga posisi
"bilnd spot".
Konsentrasi sangatlah penting,
hindari berkendara sambil ngobrol dengan teman ketika berboncengan atau sambil
merokok, apalagi sambil makan, hahaha :D
Jangan sampai saat berkendara kita
masih dalam keadaan mengantuk, jika mengantuk beristirahatlah sejenak di rumah
sebelum berangkat atau singgah di Mesjid atau di warung ketika dalam
perjalanan.
Hindari menggunakan handphone ketika
berkendara di jalan, hal ini sangat beresiko karena sangat mengganggu
konsentrasi.
Saya sering melihat para cewek alay
di jalan berkendara sambil asyik Blackberry-an, ini harus dihindari.
Gunakanlah lampu sign pada saat kita
ingin berbelok atau menyelip kendaraan lain. Jarak antara ketika kita
menggunakan lampu sign dengan tujuan singgah sebaiknya adalah 10-15 meter
sesuai dengan keadaan kendaraan lain yang ada di belakang kita.
Patuhilah peraturan lalu lintas
termasuk marka jalan, yang lebih parah lagi jangan sampai kita menerobos lampu
lalu lintas pada saat lampu berwarna merah. Jika ingin menyelip kendaraan lain,
seliplah melalui arah kanan, gunakan lampu sign kalau perlu.
Bawalah minimal air mineral dan
roti-rotian pada saat kita berkendaraan untuk antisipasi jika kita haus dan
warung-warung di pinggir jalan saat itu sedang tutup, terutama untuk perjalanan
jauh.
Saya sarankan agar membawa obat
tetes mata untuk antisipasi jika mata merah karena iritasi oleh debu, minyak
angin untuk antisipasi jika masuk angin, obat lelah (contoh ultr*cap) untuk
antisipasi jika kelelahan/mengantuk, obat bakar, obat luka dan obat yang
diperlukan lainnya.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena
Anda telah selamat sampai tujuan :)
keterampilan berkendara tidak hanya
keterampilan menyelip dan ngebut, tetapi yang lebih penting lagi adalah
keterampilan kita berkendara hingga SELAMAT sampai tujuan.

jangan lupa pake jaket motor yang anti air dan angin biar tubuh tetep fit meskipun di terjang cuaca buruk
BalasHapus